Dada Means Nothing
Dada means nothing. We want change the world with Nothing. - Richard Huelsenbeck-
Means nothing?
Apa yang sebenarnya ingin dikatakan Richard Huelsenbeck?
Tidak ada?
Persepsi :
- Mungkin saja memang tak mempunyai arti disetiap karya Richard Huelsenbeck.
- Mungkin saja arti itu dikesampingkan bagi seorang Richard Huelsenbeck.
- Mungkin karya-karya tanpa makna yang sengaja dibuat oleh Richard Huelsenbeck untuk mengacaukan persepsi masyarakat saat itu dimana “Seni itu adalah sesuatu yang agung dan bernilai tinggi”.
- Mungkin ini yang disebut “Anti Art”, dimana Seni tidak melulu harus mempunyai makna didalamnya.
- Mungkin ini suatu proses.
- Mungkin ini adalah politik Dada, dimana para pengamat dibebaskan untuk mempersepsikan pandangannya tentang suatu karya Dada.
- Mungkin juga ini adalah cara ampuh untuk meniadakan nilai tentang siapa kita, budaya, nilai-nilai yang sudah tertata sebelumnya, yang kemudian semua itu meledak dan berantakan tercecer. Dan dari kepingan kepingan itu Dadaist mencoba untuk menyadarkan bahwa kita tidak menjadi manusia ketika kita tidak perduli lagi terhadap sesama manusia, perduli terhadap alam, terhadap hewan dan terhadap udara.
- Mungkin ini yang disebut “Anti Tesis” & “Anti Analisis” yang hanya ada adalah Irasional dan ketiadaan Logika.
- Mungkin juga Richard Huelsenbeck ingin menyampaikan bahwa kita ini bukan apa-apa dibandingan luasnya Galaxy dan Tata Surya kita.
- Mungkin ini adalah “Politik Anti Perang“ Richard Huelsenbeck, yang bertujuan bahwa karya yang ia buat juga sama artinya dengan perang itu. Karena perang hanya berujung pada suatu yang harusnya tidak berarti apa-apa.
- Mungkin Dadaist, menginginkan para pecinta seni, pengamat, dan kritikus seni tidak lagi dipaksakan dengan karya-karya yang langsung memaksa kita untuk menyamakan persepsinya dengan si seniman. Tapi membebaskan persepsi melayang bebas di alam imajiner mereka.
Sekilas tentang Richard Hülsenbeck
Carl Wilhelm Richard Hülsenbeck (April 23, 1892 - 20 April, 1974) adalah seorang penyair, penulis dan drummer kelahiran Frankenau, Hessen-Nassau.
Carl Wilhelm Richard Hülsenbeck adalah seorang mahasiswa kedokteran pada malam Perang Dunia I. Ia invalided keluar dari tentara dan beremigrasi ke Zürich, Swiss pada bulan Februari 1916, bergabung dengan Cabaret Voltaire. Pada bulan Januari 1917, ia pindah ke Berlin, dengan membawa ide-ide dan teknik yang membantunya menemukan kelompok Berlin Dada. 'Untuk membuat karya sastra dengan pistol di tangan, saya punya waktu untuk mewujudkan mimpi saya,' [1] ia menulis pada tahun 1920. Ide-idenya dilengkapi dengan sayap kiri politik pada saat di Berlin. Huelsenbeck adalah editor dari Almanach Dada, dan menulis Dada Sieght, En Avant Dada dan karya Dadaist lainnya. Sampai akhir hidupnya, Huelsenbeck bersikeras, "Dada masih ada," meskipun pendiri gerakan lainnya mungkin tidak setuju.

Komentar
Posting Komentar